MAKASSAR – Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar menyelenggarakan "Kegiatan Penyamaan Persepsi Asesor dan Penilaian Sertifikasi Dosen (Serdos) Tahun 2025". Berlangsung secara hybrid (daring dan luring) di Ruang Rapat Senat Lantai IV Gedung Rektorat pada Jumat (5/12/2025), kegiatan ini menjadi langkah strategis guna meningkatkan profesionalitas dan konsistensi penilaian portofolio dosen.
Dalam penyelenggaraan Serdos tahun ini, UIN Alauddin Makassar kembali dipercaya mengemban amanah sebagai Perguruan Tinggi Penyelenggara Serdos (PTPS).
Kegiatan strategis ini dibuka secara resmi sekaligus mendapat arahan teknis dari Ketua LPM UIN Alauddin Makassar, Muhammad Nur Akbar Rasyid, M.Pd., M.Ed., Ph.D. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya keseragaman pemahaman di antara para asesor sebelum melakukan penilaian.
"Peran asesor sangatlah strategis dalam menjaga mutu keseluruhan proses Sertifikasi Dosen. Keseragaman pemahaman mutlak diperlukan agar hasil asesmen portofolio senantiasa memenuhi standar objektivitas dan akurasi yang telah ditetapkan secara nasional," tegas Muhammad Nur Akbar Rasyid.
Sesi inti penyamaan persepsi ini dipandu oleh Dr. Alim Syariati, S.E., M.Si., yang bertindak selaku moderator. Beliau memoderatori jalannya diskusi teknis serta memberikan klarifikasi mendetail terkait instrumen penilaian secara terstruktur. Hal ini dilakukan untuk memastikan para asesor, baik yang hadir secara tatap muka maupun virtual, memiliki interpretasi yang persis sama terhadap rubrik penilaian.
Penugasan Penilaian Ratusan Portofolio
Sebagai PTPS, UIN Alauddin Makassar menerima penugasan resmi untuk memeriksa dan menilai portofolio dosen dari dua Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dan satu institusi koordinatif. Adapun rincian asal peserta meliputi:
IAIN Bukittinggi: 33 Peserta
IAIN Ternate: 24 Peserta
Kopertais Wilayah IV: 329 Peserta
Secara keseluruhan, terdapat 772 portofolio dosen yang akan dievaluasi secara mendalam oleh 71 asesor tersertifikasi dari UIN Alauddin Makassar. Pasca-kegiatan penyamaan persepsi ini, para asesor akan langsung melanjutkan proses pemeriksaan portofolio dengan berpedoman teguh pada buku panduan Serdos Tahun 2025.
Penyelenggaraan kegiatan ini memiliki tujuan utama untuk menyamakan interpretasi rubrik penilaian antarasesor. Lebih jauh, langkah ini merupakan wujud komitmen LPM UIN Alauddin Makassar dalam menjamin integritas, keadilan, dan transparansi di setiap tahapan maupun hasil akhir penilaian Sertifikasi Dosen.