MAKASSAR – Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar sukses melaksanakan Yudisium Internal Sertifikasi Dosen (Serdos) Tahun 2025 pada Minggu (14/12/2025). Kegiatan ini merupakan tahapan akhir yang krusial usai rampungnya proses pemeriksaan dan penilaian portofolio dosen peserta oleh Perguruan Tinggi Penyelenggara Sertifikasi Dosen (PTPS) UIN Alauddin Makassar.
Berlangsung secara daring melalui platform Zoom Meeting sejak pukul 13.30 WITA, yudisium ini dipimpin langsung oleh Ketua LPM UIN Alauddin Makassar, Muhammad Nur Akbar Rasyid, M.Pd., M.Ed., Ph.D. Turut hadir dalam forum strategis ini jajaran penting LPM, di antaranya Sekretaris LPM, Kepala Pusat Pengembangan Standar Mutu, Kepala Pusat Audit dan Pengendalian Mutu, para asesor Sertifikasi Dosen, serta Tim Ahli LPM. Penggunaan format daring dipilih untuk menjamin partisipasi penuh dari seluruh unsur penilai sekaligus menjaga efektivitas koordinasi.
Komitmen pada Objektivitas dan Transparansi
Pelaksanaan yudisium ini bertujuan utama untuk menetapkan serta mengesahkan hasil akhir penilaian portofolio para peserta Serdos 2025. Lebih dari itu, forum ini menjadi wadah untuk memvalidasi bahwa seluruh tahapan penilaian telah dijalankan dengan prinsip objektif, transparan, dan sepenuhnya mengacu pada pedoman nasional Sertifikasi Dosen yang berlaku.
Berdasarkan keputusan hasil yudisium internal, tercatat sebanyak 386 dosen peserta Serdos Tahun 2025 dinyatakan lulus 100 persen. Para peserta yang lulus ini berasal dari dua institusi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), yakni IAIN Bukittinggi dan IAIN Ternate, serta dosen-dosen di bawah naungan Kopertais Wilayah IV.
Capaian kelulusan ini dinilai sebagai buah dari proses asesmen portofolio yang dilakukan secara cermat, profesional, dan berintegritas tinggi oleh barisan asesor Serdos UIN Alauddin Makassar.
Mekanisme Pengendalian Mutu
Dalam arahannya pada kegiatan tersebut, Ketua LPM, Muhammad Nur Akbar Rasyid, menegaskan esensi dari pelaksanaan yudisium ini.
"Yudisium internal adalah bagian yang sangat krusial dari mekanisme pengendalian mutu dalam pelaksanaan Sertifikasi Dosen. Melalui forum ini, kita memastikan bahwa seluruh proses penilaian dapat dipertanggungjawabkan secara akademik dan benar-benar mencerminkan prinsip keadilan serta akuntabilitas," tegasnya.
Melalui suksesnya penyelenggaraan Yudisium Internal Serdos 2025 ini, UIN Alauddin Makassar kembali meneguhkan komitmen teguhnya sebagai institusi pendidikan. Universitas terus berupaya mendukung penuh peningkatan profesionalitas tenaga pendidik, memperkuat budaya mutu yang berkelanjutan, serta mewujudkan penyelenggaraan pendidikan tinggi yang unggul, akuntabel, dan memiliki daya saing di tingkat nasional.