Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar menggelar kegiatan Sosialisasi Lembaga Akreditasi Mandiri Program Studi Agama (LAMGAMA). Acara yang berlangsung secara khidmat ini diselenggarakan di Ruang Rapat Senat, Lantai IV Gedung Rektorat UIN Alauddin Makassar, Kampus II Samata, Gowa, pada Selasa (13/10/2026) mulai pukul 09.00 WITA hingga selesai.
Sosialisasi ini diselenggarakan dengan tujuan memperjelas cakupan wilayah kerja, mekanisme transisi, standardisasi instrumen, serta strategi teknis reakreditasi program studi (prodi) di bawah naungan LAMGAMA. Langkah strategis ini ditempuh untuk memperkuat komitmen penjaminan mutu berkelanjutan dan memastikan kesiapan prodi meraih predikat 'Unggul'.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof. Dr. H. Hamdan Juhannis, M.A., Ph.D. Dalam sambutannya, Prof. Hamdan menekankan pentingnya keseriusan dan langkah proaktif seluruh jajaran akademis dalam menyikapi proses akreditasi ini.
"Proses akreditasi ini harus kita jalani secara serius dan tidak boleh main-main, terlebih dengan hadirnya arahan langsung dari Direktur Eksekutif LAMGAMA. Dari total 75 prodi yang kita miliki, sebanyak 33 prodi wajib diakreditasi oleh LAMGAMA. Kita akan melakukan reposisi tim akreditasi demi mengoptimalkan seluruh tahapan prosesnya," tegas Rektor.
Hadir sebagai narasumber utama, Direktur Eksekutif LAMGAMA, Prof. Ahmad Thib Raya, M.A., memaparkan secara komprehensif mengenai profil, aspek legalitas, hingga langkah teknis pengajuan akreditasi melalui portal SalamGama di lamgama.id. Beliau menjelaskan bahwa secara nasional, LAMGAMA menaungi lebih dari 6.200 prodi keagamaan. Prof. Thib Raya juga memaparkan tiga komponen penciri utama instrumen penilaian LAMGAMA, yaitu integrasi keilmuan, pembinaan moderasi beragama, dan penyediaan sarana peribadatan/keagamaan.
"Mengenai masa transisi, regulasi memberikan masa tenggang selama 90 hari bagi prodi yang masa akreditasinya akan segera berakhir hingga 10 November. Prodi dapat memanfaatkan opsi pengajuan yang fleksibel, namun setelah batas waktu tersebut seluruh pengajuan wajib dialihkan ke LAMGAMA. Kami berkomitmen memberikan asistensi terbaik agar prodi-prodi di UIN Alauddin Makassar dapat mencapai hasil maksimal," jelas Prof. Thib Raya.
Acara ini dipandu secara interaktif oleh Prof. Dr. H. Muslimin Kara, M.Ag., selaku Anggota Dewan Eksekutif LAMGAMA yang bertindak sebagai moderator. Jalannya sosialisasi disambut antusias oleh para peserta yang terdiri dari jajaran pimpinan universitas dan fakultas, para Dekan, Wakil Dekan Bidang Akademik, Direktur Pascasarjana, Ketua dan Sekretaris LPM, Kepala Pusat, hingga para Ketua dan Sekretaris Program Studi di lingkungan UIN Alauddin Makassar.
Melalui penyelenggaraan sosialisasi ini, LPM UIN Alauddin Makassar menegaskan komitmennya untuk mendampingi seluruh unit pengelola program studi secara terintegrasi guna mewujudkan tata kelola akademis yang bermutu tinggi dan berdaya saing nasional.